Saturday, December 3, 2011

Fox TV Interview with Syeikh Nazim about Chili Miner

Maulana’s Meeting with Chilean Miners 19th December 2010
Wawancara Kedua, oleh FOX TV tentang Penambang Chile yang Selamat dan Datang Menemuinya di Siprus PADA HARI Kamis, 23 Des 2010

spiritualoase.wordpress.com



Pada September 2010 lalu, perhatian masyarakat dunia tertuju pada 33 penambang di Chili yang terkubur di kedalaman lebih dari 700 meter di bawah permukaan bumi. Namun akhirnya satu demi satu penambang berhasil diselamatkan dengan menggunakan kapsul ‘Phoenix’.

Kejadian itu berawal sejak tanggal 5 Agustus 2010 dan akhirnya dapat diselamatkan pada tanggal 14 Oktober 2010. Baru kali ini publik melihat 33 orang mampu bertahan hidup dalam kegelapan di bawah tanah selama lebih dari dua bulan, setelah jalur keluar-masuk tempat mereka bekerja tertimbun bebatuan. Determinasi dan daya juang para pekerja untuk tetap bertahan hidup menunggu pertolongan, diliput langsung oleh lebih dari dua ribu jurnalis dari mancanegara, langsung dari area pertambangan San Jose, di padang gurun Atacama. Pemimpin penambang Luis Urzua menjadi penambang terakhir yang diangkat dengan selamat. Proses evakuasi memakan waktu hingga 22 jam 37 menit
.

Bahkan Aktor kondang Brad Pitt sangat terkesan dengan kisah 33 penambang Chili yang berhasil selamat setelah terkubur hidup-hidup selama 69 hari di dalam perut bumi. Pitt pun berniat untuk mengangkat kisah mereka menjadi sebuah film nyata di tahun depan.

Namun tahukah publik dunia…dibalik kejadian itu ada keterlibatan Invisible hand yang sangat berperan di dalamnya. Allah berkehendak lain, Dia mengirimkan Aulia-aulia pilihannya untuk membuka mata dunia tentang sebuah spiritualitas sejati. Kisah nyata inilah yang dialami oleh 33 penambang itu. Di kedalaman perut bumi, ditengah keputus asaan mereka tentang upaya penyelamatan manusia modern, tiba-tiba saja muncul ditengah-tengah mereka seorang Aulia Allah zaman ini. Seorang Sultan Aulia, mursyid sejati thoriqoh Naqshabandi Haqqani dari sanad mata rantai emas ke 40, Maulana Syaikh Muhammad Nazim Adil Haqqani yang datang menghibur hati mereka. Syaikh Nazim memberikan siraman ruhani dan akhirnya di kedalaman perut bumi itu mereka ber syahadat dan serta merta ber bay’at di tangan beliau. Selanjutnya ke 33 orang penambang itu diberikan sebuah kalung tawuz, azimmah yang digantungkan di leher mereka masing-masing. Sampai akhirnya mereka terselamatkan oleh tim relawan, tawuz/azimmah itu tetap melekat di leher mereka.

Kenyataannya selanjutnya, stasiun tivi dunia yang dikuasai oleh sebagian besar Yahudi dan Nasrani yang ikut meliput peristiwa bersejarah itu menutup-nutupi peran spiritual ini. Sampai pada akhirnya dunia dibuat takjub ketika para penambang itu mengakui bahwa hanya kekuatan Ilahillah mereka terselamatkan dari bencana ini. Para penambang itu tidak mengunjungi Dalai Lama, Paus Paulus atau orang suci lainnya, tapi mereka mengunjungi seorang tua renta di pulau terpencil yang jauh dari keramaian kota besar. Mereka bersimpuh di kaki syaikh Nazim. ke 33 penambang itu mengutus 2 orang temannya untuk berkunjung, menemui sultanul Aulia Syaikh Muhammad Nazim Adil Haqqani di pulau kecil Ciprus (Turki) untuk mengucapkan terimakasih atas peran spiritual beliau ketika berada di dalam perut bumi itu. Mereka disambut hangat oleh syaikh nazim di kediamannya lefke Ciprus dalam beberapa hari dan akhirnya terjadillah dialog antara beliau dengan para penambang dan 2 stasiun TV swasta FOX TV…
..


Syaikh Nazim mengatakan kepada publik demikian “A’udzubillahi minasy syaithanir rajiim Bismillah-hir Rahman-nir Rahiim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya menyaksikan siaran penyelamatan Penambang Chile malam terakhir di Discovery Channel. Dalam film Dokumenter itu mereka berusaha keras untuk menyingkirkan setiap peran Spiritual atau pesan Ilahi di balik insiden ini. Mereka menekankan tentang teknologi dan kecerdikan para insinyur karena mereka berhasil memecahkan masalah-masalah di lapangan dan kesulitan menerjang untuk menyelamatkan para penambang. Tak ada satu kata pun yang disebutkan tentang keajaiban apa yang ditemui oleh para penambang, apa yang mereka alami atau mereka lihat, bahkan adegan setiap penambang yang muncul dari kapsul dengan mengenakan ta’wiiz yang diberikan oleh Mawlana Syekh Nazim (q), dengan licik telah diedit oleh mereka, sehingga tidak satu frame gambar pun dari setiap penambang yang memakai sebuah ta’wiiz ditampilkan selama film Dokumenter yang panjang itu ditayangkan.

Mawlana menegaskan tentang hal ini dalam wawancara berikut ini, menjelaskan bahwa teknologi itu bukanlah alasan yang utama untuk kelangsungan hidup para penambang. Semua itu adalah Kehendak Sang Pencipta, dan setiap orang yang skeptis, mata mereka buta oleh kekuatan spiritual dan mereka harus mengakui bahwa banyak hal yang terjadi sepanjang seluruh kejadian ini yang, berada di luar pemahaman manusia.

Mawlana Syekh Nazim (q) memulai wawancara ini dengan melampiaskan kekecewaan bagaimana kru CNN sehari sebelumnya datang mewawancarai beliau dan memperlakukannya dengan kasar. Beliau mengatakan bahwa, jika stasiun TV ingin mewawancarai Kepala Dokter di Rumah Sakit tentang hal-hal medis, maka mereka paling tidak harus mengirimkan pewawancara yang memiliki beberapa pengetahuan Kedokteran, sehingga ia bisa mengajukan pertanyaan yang relevan dan akan mengetahui jargon medis. Dalam setiap bidang keahlian, yang mewawancarai harus akrab dengan subjek dan terminologi orang yang diwawancarai.

Ambil contoh untuk operasi misalnya, atau tentang olahraga karate, fisika, nuklir, dan memasak ala Jepang – maka seorang pewawancara yang tidak memiliki pengetahuan sebelumnya dari bidang-bidang tertentu akan membuat bodoh dirinya sendiri, dan membiarkan pemirsa berubah menjadi kesal, ini persis apa yang dilakukan pewawancara dari CNN itu. Ia tidak mengetahui apa-apa tentang Spiritualitas dan agama, dan meminta informasi apapun bagi pemirsa untuk belajar.

Mawlana berkata, bahkan jika seseorang tidak tahu apa-apa tentang topik tersebut, setidaknya, orang itu harus bersikap sopan dan hormat, bahkan dalam aspek ini, reporter CNN gagal total untuk melakukannya. Malulah ia pada dirinya.

Pewawancara FOX TV:

Mengapa para penambang Chile datang ke sini untuk bertemu dengan Anda?

Mawlana Syekh Nazim (q):

Memang tidak mudah menjelaskan hal-hal rohani karena salah satu kebutuhan untuk memiliki iman atau untuk memahami hal-hal tersebut. Mungkin beberapa dari mereka telah melihat saya berada di dalam tambang itu, sementara yang lain mungkin bermimpi bertemu dengan saya. Bahkan jika saya harus memberitahu Anda, bahwa saya memang telah berada di tambang sejak hari pertama kecelakaan itu terjadi, apakah Anda percaya? Apakah pendengar percaya pada saya? Ini adalah Kehendak Allah, jadi bagaimana bisa orang yang mengatakan, “Itu tidak mungkin!” Orang-orang abad ke-21, mereka kebanyakan tidak beriman, mereka menolak Spiritualitas, namun mereka tidak bisa menjelaskan bagaimana saya datang dan melakukan kontak dengan para penambang di bawah permukaan bumi. Dari sudut pandang filsafat material, tidak dapat dijelaskan atau dipahami.

Dunia memiliki mata yang terlatih untuk melihat bencana ini. Di mana-mana, orang melihat dan menunggu. Di sebuah lubang yang sempit sekitar 25 meter persegi, di sebuah lubang terpencil di perut bumi yang tidak layak untuk menunjang kehidupan manusia, mereka bertahan selama 70 hari. Bagaimana bisa?

Mereka tidak punya udara segar, dan tidak ada saluran untuk udara, namun mereka merasakan ada hembusan udara yang mencapai mereka, setiap kali mereka merasa bahwa mereka tercekik pernapasannya selalu ada hembusan udara segar. Bagaimana dan apa yang terjadi? Mereka seharusnya mati kelaparan dan kehausan? Mereka telah terkontaminasi air industri, air dan udara yang tidak layak bahkan untuk mencuci kulit mereka, untuk minum. Dan mereka minum selama 17 hari tanpa ada yang jatuh sakit. Mereka memiliki sedikit makanan, hanya dua sendok tuna setiap 24 jam, namun semua orang merasa disegarkan dan merasa kenyang dengan jumlah makanan yang sedikit. Bagaimana itu bisa terjadi, jika tidak ada Bantuan Ilahiah turun kepada mereka?

Para penambang itu menceritakan sebuah cerita, bahwa ada tiga pendaki gunung yang mendaki gunung, dan kemudian terperangkap di puncak gunung.Mereka kelaparan dan kehausan, mereka memakan mayat seorang pendaki untuk bertahan hidup. Ini adalah pendaki di medan terbuka, terjebak untuk waktu yang singkat, namun mereka melakukan tindakan seperti untuk bertahan hidup. Jadi bagaimana 33 orang kelaparan – pada satu titik dan hanya makan dua sendok makan ikan tuna setiap 72 jam? Mengapa mereka tidak merenungkan untuk saling membunuh untuk bertahan hidup, sementara mereka berada di sebuah ruang yang menyesakkan napas mereka dan tertutup selama 70 hari? Apa yang membuat mereka bahagia, merasa puas, kenyang dan damai? Apakah Teknologi? Saya pikir tidak.

Tanpa Bantuan sesuatu kekuatan yang tak terlihat yang telah Dia kirim, maka para penambang akan lama menyerang satu sama lain dan mereka akan makan satu sama lain dalam rasa lapar yang tak tertahankan oleh mereka, sampai bahkan tulang-tulang yang mati, tidak akan dapat kalian temukan!

Dalam panas ruang sempit yang mengerikan dan juga bau busuk, orang-orang itu dapat tidur nyenyak, dan kemudian mengatakan bahwa mereka bangun setiap hari, anehnya mereka penuh energi dan tetap bersemangat, segar dan termotivasi. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Apakah Teknologi?

Para penambang telah mengalami begitu banyak kejadian aneh dan insiden yang tidak dapat mereka jelaskan. Namun, dunia ini penuh dengan orang-orang yang akan menutup mata, dan menyisihkan semua keajaiban sebagai kebetulan.

Orang-orang tidak memiliki iman dalam Spiritualitas, mereka tidak memiliki iman dengan Tuhan. Ini adalah Dia, Sang Maha Pencipta orang-orang ini, yang ingin mereka terus hidup, dan itu dengan kehendak dan IzinNya, bahwa mereka berhasil keluar dengan selamat. Inilah sebuah keajaiban, ini adalah pesan dari Tuhan, untuk semua Manusia, untuk membuat mereka percaya atau jika mareka tidak percaya Tuhan maka mereka termasuk orang-orang kafir. Siapapun yang menolak Spiritualitas, maka level mereka berada di bawah tingkat hewan.

Hari ini, Alhamdulillah, para penambang ini percaya Spiritualitas, mereka percaya pada Allah SWT. Mereka yang datang kepada saya, mereka datang karena mereka telah melihat saya berada di dalam tambang itu. Mereka melihat. Mereka ingin bertemu dengan Guru Spiritual yang telah menemani mereka melalui segala penderitaan mereka selama terjebak di dalam tambang, mereka ingin melihat Spiritual Power yang telah mereka lihat.

Tak satu pun dari penambang itu yang pergi ke Tibet (untuk memenuhi DalaiLama). Tidak ada juga yang pergi ke Paus. Tidak ada pergi ke pendeta Kristen atau Rabbi Yahudi. Atau ke pusat Spiritual lainnya untuk masalah ini. Mereka datang ke sini, ke pulau Siprus yang terpencil dan dilupakan banyak orang, di mana seorang pria tua yang lemah, dan tidak dikenal, tinggal. Hanya karena Keinginan-Nya, bahwa apa yang terjadi di tambang itu terjadi. Dan Dialah yang ingin mereka hidup, Dialah yang membiarkan mereka hidup! Orang bebas untuk menerima hal ini atau menolaknya. Allah telah mengirim mereka para penambang ini untuk ke sini kepada seseorang yang diberi kewenangan, yang diberi kekuatan Ilahi untuk pergi ke mana pun di muka bumi ini, menurut kehendak-Nya.

Orang tersebut diberi Kekuatan material dan Kekuatan Spiritual, ia bisa menyelesaikan misi apapun. Mereka adalah sahabat Allah, orang-orang Suci, dan jika seseorang adalah orang suci, para Wali, seseorang yang memiliki koneksi dengan dunia Spiritual. Seperti seseorang diberkati dengan material dan kekuatan spiritual, maka dalam sekejap mata, ia bisa mencapai Chile, Australia, atau Kutub Selatan. Dengan Izin-Nya, seseorang hamba yang lemah dapat pergi ke mana saja, ia bahkan dapat berjalan di atas air seperti Sayyidina Isa (Yesus Kristus as).

Dewasa ini orang yang menolak-Nya, menolak Tuhannya sendiri yang menciptakan dia, orang seperti itu tidak pernah bisa mengerti apa-apa tentang hal-hal seperti itu! Orang-orang seperti berada di tingkat binatang, dan mereka selalu berpikir bahwa mereka adalah sesuatu. Orang-orang hari ini menolak gagasan bahwa mereka lemah. Jika memang Anda kuat, mengapa Anda harus mati, mengapa Anda tidak hidup selamanya?

Dengar! Mereka, semua penambang itu akan meninggal pada hari pertama, jika tidak ada dukungan surgawi bagi mereka. Ada keajaiban terjadi di sana. Para penambang itu dikirimkan Ta’wiiz oleh saya dan mereka diperintahkan untuk membaca La ilaha illallah, Muhammadur Rasulullah (kalimat syahadat) sehingga mereka bisa diselamatkan. Mereka mengambil salib mereka dan kemudian menggantungkan sebuah ta’wiiz Naqsybandi di leher mereka sebagai gantinya. Setiap penambang ke luar dari tambang, mengenakan Ta’wiiz itu!

Jadi pesan untuk manusia yang sinis hari ini, dan mereka yang skeptis – jika Anda tidak dapat menjelaskan suatu kejadian aneh, jangan hanya melihat kesamping. Berpikirlah tentang hal ini, itu yang dapat membuka mata Anda kepada sesuatu yang sangat istimewa. Hal ini sudah cukup dibuktikan bahwa dua dari para penambang ini datang dari negeri yang jauh, datang ke sini. Mereka telah memeluk Islam, dan mereka telah diberi nama Muslim saat ini.

Pewawancara FOX:

Kami mendengar ada kejadian serupa di Cina. Ada orang Turki dari Turkmenistan, yang selalu disiksa oleh pemerintah Cina. Setiap kali mereka disetrum maka tiba-tiba listrik padam di tempat itu, dan orang ini akan melihat Anda (Syekh Nazim). Kami mendengar ia datang ke sini untuk bertemu Anda juga setelah ia berhasil melarikan diri dari penjara Cina itu.

Mawlana:

Ya, dia datang ke sini dan dia masih di sini (di Zawiyah bawah). Anda mungkin dapat juga mewawancarainya jika itu yang Anda inginkan.

Pewawancara:

Jadi banyak yang datang menemui Anda, Syekh Nazim Effendi?

Mawlana:

Mereka yang bisa datang, akan datang. Dan bagi mereka yang tidak bisa datang (karena kemiskinan, kesehatan, atau dalam penganiayaan) maka saya yangakan menjangkau mereka di manapun mereka berada.

Pewawancara:

Ketika para penambang datang untuk mengunjungi Anda, apa yang mereka lakukan, apa yang terjadi?

Mawlana:

Mereka mencium tangan saya, mereka duduk di depan saya, dan mereka menangis. Dan saya berkata, “Ya Ghaaliban maghluub ghaira! Wahai Dia yang tidak bisa dikalahkan! Engkau telah mengirimkan dua penambang di sini, untuk mengajarkan seluruh dunia, tentang Spiritualitas dan keimanan serta takdir-MU,

“Wahai orang yang tak memilki iman, kalian harus datang untuk percaya.” Seluruh kejadian ini dirancang untuk menghancurkan orang-orang kafir dan ateis. Ketergantungan mereka pada dunia materialistik, dunia teknologi, untuk semua hal yang terjadi yang tidak dapat mereka jelaskan, kecuali dengan Spiritualitas.

Semua orang yang berdiri di atas ketidakpercayaan, tidak memiliki dasar dalam kehidupan, mereka adalah manusia yang bodoh. Ketika manusia dihadapkan dengan peristiwa ajaib seperti ini. Peristiwa di Chile ini untuk menunjukkan danmenghancurkan benteng pertahanan mereka yang kafir yang tidak memilki kepercayaan dan keimanan. Para penambang menjadi saksi hidup terhadap peristiwa bersejarah ini.

Aku tahu apa yang terjadi di tambang itu. Dalam keadaan biasa, tidak akan adayang selamat, bahkan untuk satu hari. Tetapi Kekuatan Spiritual mencapai mereka, dan membuat mereka hidup dalam tambang itu. Allah telah mengajarkan seluruh dunia, sebuah pelajaran dalam iman, dalam keyakinan dalam hal yang gaib.

Pada akhir hikayat ini, para penambang di sini di Siprus. Mereka datang ke sini dan tidak datang kepada tokoh-tokoh lain yang terkenal seperti Paus, paraRabbi, para imam, atau Dalai Lama. Mereka berada di sini, di pulau kecil inijauh-jauh, untuk bertemu seorang lelaki tua yang lemah yang mereka tidak pernah mengenal sebelum kecelakaan itu terjadi. Mengapa? Pikirkan tentang hal ini. Bi hurmati Fatihah.

Fhoto ketika Syaikh Nazim menerima cenderamata dari 2 orang perwakilan penambang Chili yang terkubur. fhoto bendera negara Chili itu telah ditandatangani oleh ke 33 penambang sebagai ungkapan trimakasih atas peran spiritual beliau ketika musibah yang menimpa mereka terjadi dalam hidup mereka

Fhoto ketika 2 orang penambang itu mencium tangan suci syaikh nazim sebagai tanda takzim kepada kemuliaan yang diberikan Allah kepada syaikh Nazim Adil Haqqani

Syaikh Nazim dan kedua Khalifah utamanya. syaikh Muhammad Hisyam Kabbani dan syaikh Muhammad Adnan Al-Rabbani. kedua Qutb ini adalah 2 saudara kandung yang diangkat beliau menjadi khalifah utama. sejak umur kurang lebih 10 tahun sudah didalam tarbiyyah syaikh Nazim Al-Haqqani.

“Setiap saat kalian kehilangan kontrol akan diri kalian, atau kalian berada dalam situasi sulit, kalian bisa menghubungi hatiku dan hati GrandSyaikh Abdullah dengan segera. Walaupun kalian hanya membayangkan diriku dan dirinya, maka itu cukup untuk membuka hubungan denganku, aku dan Grand Syaikh Abdullah akan melihat dirimu dengan pandangan kasyafku. Koneksi ini akan menimbulkan sebuah kekuatan yang mengalir dengan cepat di antara kita, dan kalian akan terlindungi, ini seperti memasang steker pada tempatnya, agar teraliri arus listrik.” Kalian bisa memanggil, MADAD YA SAYYID MADADUL HAQQ ”Oh, Syekhku! Oh Grandsyekhku! mendekatlah padaku, aku sedang dalam kesulitan, aku membutuhkan pertolonganmu dengan ijin Allah!” Grandsyekh kalian adalah Sultanul Aulia Naqib Al-ummah Syaikh Maulana`Abdullah Fa’iz Daghestani QS. Ini adalah kalimat yang cukup untuk memanggil beliau dan meminta barakah dan pertolongan tuhan untuk mengalir ke hatimu


9 comments:

Sulthanul Awliya' syaikh Nazim said...

Jika jin saja bisa memiliki kelebihan secara tidak kasat mata, maka tentulah seorang ulama sholeh dan mursyid thariqah yang benar-benar seorang hamba yang cinta Allah dan Muhammad saw, seperti Syaikh Nazim qs. akan lebih memiliki kelebihan itu..hanya kuasa Allah swt...Subhanallah, Allahu Akbar.

Anonymous said...

namun tetap hati2 jg, tempat satu2nya bg kita meminta pertolongan hanyalah kepada Allah...saya sedikit tidak nyaman dengan adanya kalimat "jika kalian dalam kesulitan panggilah aku/mendekatlah wahai syeikh ku"...jika tidak hati2 maka kita akan membuat diri kita bergantung pada sang syeikh/makhluk.... wallhu'alam

kutubuku100 said...

ha ha ha ...minta pertolongan kok ama sheikh ? ....didalam islam tak pernah diajarkan berdo'a melalui perantara ...kita langsung minta kepada Allah SWT . . .

kutubuku100 said...

Setiap saat kalian kehilangan kontrol akan diri kalian, atau kalian berada dalam situasi sulit, kalian bisa menghubungi hatiku dan hati GrandSyaikh Abdullah dengan segera. Walaupun kalian hanya membayangkan diriku dan dirinya, maka itu cukup untuk membuka hubungan denganku, aku dan Grand Syaikh Abdullah akan melihat dirimu dengan pandangan kasyafku. Koneksi ini akan menimbulkan sebuah kekuatan yang mengalir dengan cepat di antara kita, dan kalian akan terlindungi, ini seperti memasang steker pada tempatnya, agar teraliri arus listrik.” Kalian bisa memanggil, MADAD YA SAYYID MADADUL HAQQ ”

Jelas ini adalah kalimat do'a yang penuh dengan kesesatan !!

Anonymous said...

@kutubuku100,andalah yg mungkin tersesat dunia dan akhirat.org sombong spt anda tdk pantas menghina syeh kami sesat...
Yakin 1000% klo antum tdk mengenal Alloh

Edy Trisno said...

saya ucahkan 1 kata untuk kutubuku100, "astaghfirulloh". orang kalo gak punya guru ya gitu, gampang aja bilang seseorang sesat. ane pastikan dia gak punya guru tuh, gak ada pembimbing dalam pelajaran agamanya, hanya belajar pakai logikanya sendiri, belajar dari buku2 yg ditulis oleh ulama wahaby.

tenang aja dah, syeikh Nazim sedikitpun tidak akan berkurang kemulyaannya di hadapan Allah dan orang2 yang telah dibantunya. apalagi para muridnya diseluruh dunia sangat mendukungnya. nah si kutubuku100 - apa rupanya hal bermanfaat yg telah dilakukannya untuk agamanya? berapa banyak kah orang yg menjadi pengikut ente?

sekali lagi ane ucapkan, "astaghfirulloh" untuk kutubuku100

Khalid said...

Kutubuku100 itu mungkin orang yang terlalu banyak membaca jadi 100% memakai otaknya untuk mencerna hal ini, tapi seharusnya dia menggunakan hati nya karena spiritualitas itu diterima dan dicerna dengan hati yang dimensinya tidak terhingga, bukan dengan otak yang hanya pandai di alam sadar tapi sangat bodoh dialam bawah sadar apalagi dialam atas sadar.
Dan didalam hubungan rohani itu tidak berlaku dimensi ruang dan waktu.
Salam sejahtera keharibaan Junjungan Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarga dan ahli silsilahnya.
Dari kami hamba yang dhaif.

kiko said...

man lam yakun lahu syaikhan fasyaikhuhu syaitan (barang siapa yg tidak punya guru maka gurunya adalah setan). syeh nazim adalah seorang guru spiritual. dalam thariqat disebut mursyid. dan keberadaan mursyid menjadi sesuatu yg wajib. murid thariqat wajib mempunyai mursyid agar tidak disesatkan syetan. maka menyandarkan diri pada mursyid bulat-bulat adalah hal yg wajib. mungkin kutubuku100 tidak sempat membaca buku yg berkenaan dengan thariqat.

Anonymous said...

Allah maha tau setiap hati mahluknya.qt doakan mdh2n sholeh.
"Jika anda ingin makan apakah dengan berdoa perut anda kenyang?? Tentu saja tidak. Anda harus masak nasi dlu dan lain sebaginya itulah perumpamaan seorang mursyid .yg jd perantara